Red Zone Part III

Me and Rumi
(Loc: Gramedia Malang)



Selain tentang cinta, aku juga ingin berkisah perihal Rumi. Boneka beruang yang akhir-akhir ini kalau pagi dengan santainya duduk diatas meja kayu, bersantai dan tak pernah lelah tersenyum. Rasanya, setiap kali penat, memeluk Rumi menjadi redam. Sembari aku duduk menatap laptop, aku dudukkan dia disampingku, ketika bosan dan lelah aku menoleh kepadanya, dan dia masih tersenyum, aku pun turut senyum padanya. Tidak tega rasanya untuk tidak membalas senyum tulusnya. Tapi anehnya, aku tidak pernah sanggup menatap kedua mata Rumi. Entah kenapa. Apa mungkin karena aku tidak pernah bisa menatap mata siapapun (kecuali karena terpaksa dan tidak sengaja), sehingga menatap mata Rumi pun aku tidak sanggup, padahal hanya boneka.
Tapi, adanya Rumi cukup menghibur, aku dan Rumi seperti adik-kakak tanpa tahu siapa sebagai adik dan siapa sebagai kakak. Karena orang-orang disini selalu bilang bahwa Rumi lebih besar dariku. Jadi, aku yang dideklarasikan sebagai adiknya Rumi versi penduduk blok F.

Dan saat aku menulis tulisan random ini, dia sedang duduk selonjoran disampingku, dan saat ini ditulis, aku sempatkan menoleh beberapa kali kepadanya, dan kalian pasti tahu, lagi lagi dia tersenyum padaku.
Sebetulnya, berinteraksi dengan Rumi rasanya seperti berinteraksi dengan diri sendiri, yaa.. seperti sedang berkeluh kesah dengan diri sendiri, hampa dan kosong. Tapi kehadiran Rumi cukup bisa menjadi medium untukku berinteraksi dengan diri sendiri secara verbal dan lebih vocal. Seakan aku lebih bisa mengajak cerita diriku sendiri secara verbal. Itu lebih melegakan daripada hanya riuh yang bergemuruh tak tertumpahkan, Yah, aku bisa berkisah apapun kepada Rumi, tanpa harus ada yg dibatasi, bercerita kepada Rumi sama halnya dengan berkenalan dengan diri sendiri, mengajaknya berinteraksi dan melepas riuh yang bergemuruh itu.
Rumi, terimakasih sudah selalu tersenyum meski dalam diam. Terimakasih Rumi. Good night.      



(Lagi lagi, saya lupa memberi titi mangsa pada tulisan ini)


Malang, Seminggu setelah membeli Rumi 2020

Komentar

Postingan Populer